Caleg DPRD Sumsel Dapil Palembang
Nomor Urut 1 dari PNBK Indonesia
PNBK Indonesia
Pemilu 2009 Nomor Urut 26
Visi dan Misi PNBK Indonesia
Visi PNBK INDONESIA adalah: Mempersembahkan pada bangsa ini sebuah Indonesia Raya yang membanggakan! Indonesia Raya yang membanggakan adalah sebuah Indonesia yang merdeka penuh; dalam pengertian telah sepenuhnya BERDAULAT di bidang politik - BERDIKARI di bidang ekonomi dan BERKEPRIBADIAN di bidang kebudayaan. Ciri utamanya ditandai dengan kehidupan rakyatnya yang adil, makmur materil dan spirituil, maju, berbudaya, bermartabat serta terhormat di antara bangsa-bangsa di dunia. Hadir sebagai bangsa yang cinta perdamaian, namun terlebih lagi cinta kemerdekaan.
Misi PNBK INDONESIA adalah: Misi utamanya adalah mengembalikan dan menegakkan Harga Diri Bangsa. Strategi dan jalan yang ditempuh untuk melaksanakan misi ini melalui kerja politik- membebaskan seluruh rakyat Marhaen dari segala dan berbagai bentuk penindasan, penghisapan dan penjajahan yang dilakukan oleh musuh-musuh rakyat Marhaen (neo-kolonialisme, neo-imperialisme, dan neo-feodalisme). Selanjutnya membangun persaudaraan segenap rakyat Indonesia serta menggunakan persaudaraan segenap rakyat Indonesia untuk kemakmuran bersama dengan semangat gotong royong dan kebersamaan sebagai sesama warga bangsa dalam sistem yang adil, berperikemanusiaan dan berketuhanan.
SAYA serukan kepada seluruh warga Sumatra Selatan, khususnya umat Islam, untuk menolak keberadaan Konjen AS di Palembang. Ini sebagai bentuk perlawanan terhadap Amerika Serikat yang "mendukung" segala tindak kejahatannya terhadap kemanusiaan di dunia selama ini. [*]
setuju, mungkin itu kata yang tepat atas statmen saudara febuar rahman tentang penolakan berdirinya kaonjen amerika serikat di sumsel. hal ini bagi kami sangat penting selain sebagai bentuk perlawanan dari segala bentuk penjajahan gaya baru yang diterapkan as dinegara dunia ketiga juga mempertegas kita selaku pengemban amanah konstitusi. bukankah didalam konstitusi ada sebuah kalimat yang berbunyi bahwa penjajahan diatas dunia harus dihapuskan karena tidak sesuai dengan prikemanusian dan prikeadilan. as bagi kami adalah sebuah negara yang selalu mejunjung tinggi nilai dan dasar2 kemanusiaan tetapi pada kenyataannya mereka adalah penjahat kemanusian itu sendiri. mari kita cermati apa yang mereka lakukan di irak dan afganistan dan bagaimana mereka telah menggunakan hak veto mereka di sidang dewan keamanan PBB untuk menolak memberikan resolusi serta sangsi yang akan dijatuhkan kepada israel dalam masalah perang israel dan palestina, dimana ratusan rakyat sipil serta anak2 tak berdosa dibambardir dengan senjata2 canggih buatan amerika tanpa adanya perlawanan yang berarti. hal ini merupakan kejahatan kemanusian yangn paling serius yang terjadi terhadap nilai2 kemanusiaan. yang menjadi pertanyaan kami apakah kita akan memberikan keleluasaan kepada as untuk menancapkan kuku2 tajamnya dibumi sumatra selatan ini. jawabnya tentu saja tidak, biarlah kita membangun sumatra selatan ini dengan kemampuan kita dan keparibadian kita serta kepenntingan rakyat sumatra selatan. kita tidak membutuhkan kebijakan serta kepentingan politik as di bumi sumatra selatan yang kita cintai ini. dan kami berharap bukan hanya seoarang febuar rahman yang memiliki sikap seperti ini, semoga pemimpin2 partai lain di sumsel ini segera menyusul memberikan peryataan penolakan atas berdirinya konjen as disumsel. sudah saatnya sumsel dipimpin orang2 yang memiliki konsistensi serta komitmen dalam mewujudkan cita2 pendahulu kita dalam membangun negara yang beketuhanan yang maha esa, bekemanusiaan yang adil dan beradap, berkeadilan sosial..... wassallam
1. Dengan penuh kesadaran dan keyakinan, PNBK INDONESIA menyatakan bahwa Negara Kesatuan Republik Indonesia yang berdasar pada Pancasila dan UUD 1945, merupakan pilihan dan kebijakan politik nasional yang bersifat final;
2. Setiap usaha yang mencoba merongrong eksistensi Negara Kesatuan Republik Indonesia maupun setiap usaha yang mencoba mengganti Pancasila sebagai ideologi Negara dengan faham atau ideologi lain; secara tegas harus dinyatakan sebagai tindakan pengkhianatan terhadap cita-cita dan tujuan Indonesia merdeka;
3. Sebagai bangsa yang merdeka dan berdaulat penuh, mewajibkan kepada siapa pun yang memerintah negeri ini untuk hanya tunduk kepada kehendak rakyat dan cita-cita kemerdekaannya;
4. Sebagai bangsa agraris dan Negara kepulauan-kepulauan; maka para petani dan buruh tani; begitu pun para nelayan dan buruh nelayan serta kelompok kegiatan ekonomi rakyat lainnya, harus diberdayakan hingga mampu berperan sebagai pilar utama bangunan perekonomian bangsa. Pemberdayaan rakyat di bidang ekonomi melalui semangat ekonomi kerakyatan; dengan sendirinya merupakan keharusan. Sementara perekonomian Indonesia yang dibangun berdasarkan sistem dan semangat Kapitalisme, harus segera diakhiri dan dihentikan;
5. Solidaritas antar sesama warga bangsa harus segera dibangunkan dan senantiasa ditumbuhkembangkan; agar tercipta sebuah masyarakat yang sadar bahwa hanya melalui
rasa solidaritas sosial yang tinggi dan berpegang teguh pada azas kehidupan yang bertumpu pada budaya gotong royong, bangsa Indonesia akan menemukan kembali jati dirinya! PNBK INDONESIA meyakini bahwa mengembalikan harga diri bangsa harus menjadi kata kunci bagi setiap upaya memperjuangkan kembali tegaknya martabat rakyat Indonesia sebagai komunitas bangsa pejuang yang berkepribadian, berkarakter dan berwatak kerakyatan;
6. Kemenangan bangsa Indonesia dalam setiap perjuangan di berbagai bidang kehidupan; hanya akan dicapai bila para pemimpin di negeri ini berada dalam kesadaran bahwa hanya
dengan persatuan rakyat dan rakyat yang bersatu dalam kesadaran membangun kekuatannya. Kemenangan demi kemenangan dapat diraih dalam mewujudkan cita-cita
menuju masyarakat adil makmur sebagaimana cita-cita sosialisme Indonesia;
7. Dalam rangka menegakkan dan mengembalikan harga diri bangsa; maka tekad untuk senantiasa berdaulat di bidang politik; berdiri di atas kaki sendiri (berdikari) di bidang
ekonomi; dan berkepribadian di bidang kebudayaan; merupakan keharusan yang wajib untuk dilaksanakan secara tegas, lugas dan konsekuen.
1 komentar:
setuju, mungkin itu kata yang tepat atas statmen saudara febuar rahman tentang penolakan berdirinya kaonjen amerika serikat di sumsel. hal ini bagi kami sangat penting selain sebagai bentuk perlawanan dari segala bentuk penjajahan gaya baru yang diterapkan as dinegara dunia ketiga juga mempertegas kita selaku pengemban amanah konstitusi. bukankah didalam konstitusi ada sebuah kalimat yang berbunyi bahwa penjajahan diatas dunia harus dihapuskan karena tidak sesuai dengan prikemanusian dan prikeadilan. as bagi kami adalah sebuah negara yang selalu mejunjung tinggi nilai dan dasar2 kemanusiaan tetapi pada kenyataannya mereka adalah penjahat kemanusian itu sendiri. mari kita cermati apa yang mereka lakukan di irak dan afganistan dan bagaimana mereka telah menggunakan hak veto mereka di sidang dewan keamanan PBB untuk menolak memberikan resolusi serta sangsi yang akan dijatuhkan kepada israel dalam masalah perang israel dan palestina, dimana ratusan rakyat sipil serta anak2 tak berdosa dibambardir dengan senjata2 canggih buatan amerika tanpa adanya perlawanan yang berarti. hal ini merupakan kejahatan kemanusian yangn paling serius yang terjadi terhadap nilai2 kemanusiaan. yang menjadi pertanyaan kami apakah kita akan memberikan keleluasaan kepada as untuk menancapkan kuku2 tajamnya dibumi sumatra selatan ini. jawabnya tentu saja tidak, biarlah kita membangun sumatra selatan ini dengan kemampuan kita dan keparibadian kita serta kepenntingan rakyat sumatra selatan. kita tidak membutuhkan kebijakan serta kepentingan politik as di bumi sumatra selatan yang kita cintai ini. dan kami berharap bukan hanya seoarang febuar rahman yang memiliki sikap seperti ini, semoga pemimpin2 partai lain di sumsel ini segera menyusul memberikan peryataan penolakan atas berdirinya konjen as disumsel. sudah saatnya sumsel dipimpin orang2 yang memiliki konsistensi serta komitmen dalam mewujudkan cita2 pendahulu kita dalam membangun negara yang beketuhanan yang maha esa, bekemanusiaan yang adil dan beradap, berkeadilan sosial..... wassallam
Posting Komentar